Categories
Berita

Pengalaman Baru Guest Teacher SMPIT Al-Istiqomah

Pengalaman Baru
Guest Teacher SMPIT Al-Istiqomah

Guru Tamu SMPIT Al-Istiqomah Hadir di Kelas VI SDIT Al-Istiqomah

Kuningan, 10 Agustus 2026 — Ada yang berbeda dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris di SDIT Al-Istiqomah. Para siswa kelas VI mendapatkan kesempatan belajar bersama guest teacher dari SMPIT Al-Istiqomah dalam suasana yang ceria, interaktif, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Reni Hernawati, S.Pd., guru Bahasa Inggris SMPIT Al-Istiqomah, sebagai guest teacher. Dalam kegiatan tersebut, Ibu Reni juga didampingi oleh Anindya Putri Chaerany, siswi kelas IX SMPIT Al-Istiqomah, yang turut menemani, membantu jalannya pembelajaran, sekaligus mendokumentasikan kegiatan.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada pukul 08.30 WIB selama 70 menit bersama siswa kelas VI B dengan materi Present Tense. Pada sesi ini, siswa diajak memahami penggunaan Present Tense melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara itu, sesi kedua berlangsung pada pukul 12.55 WIB selama 70 menit bersama siswa kelas VI A dengan materi Past Tense. Siswa diajak mengenal cara menyampaikan berbagai kegiatan maupun pengalaman yang telah terjadi di masa lalu.

Pembelajaran terasa semakin hidup karena setiap tahapan dalam alur tujuan pembelajaran dikemas melalui berbagai permainan yang melibatkan koordinasi otak dan otot, kemudian diintegrasikan dengan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga bergerak, berpikir, berinteraksi, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Pendekatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengimplementasikan prinsip pembelajaran mendalam, yaitu pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Melalui pengalaman belajar seperti ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu melihat manfaat dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa mendatang.

Suasana kelas pun terasa ceria. Para siswa tampak antusias mengikuti berbagai aktivitas yang diberikan dan menunjukkan rasa ingin tahu selama pembelajaran berlangsung. Kehadiran guest teacher dari jenjang SMP memberikan warna berbeda sekaligus mempertemukan siswa dengan pengalaman belajar yang baru.

Tidak hanya siswa SDIT yang mendapatkan pengalaman baru. Bagi Anindya Putri Chaerany, keterlibatannya dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar mengambil peran, membantu adik-adik kelas, berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran, serta mendokumentasikan berbagai momen selama kegiatan berlangsung.

Lebih dari sekadar kegiatan mengajar, guest teacher ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan membangun sinergi lintas jenjang di lingkungan Al-Istiqomah. Guru dan siswa dari SMPIT hadir untuk berbagi, sementara siswa SDIT mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui pendekatan yang berbeda.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara SMPIT Al-Istiqomah dan SDIT Al-Istiqomah dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih beragam, aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa.

Sebab, terkadang pengalaman belajar yang berkesan tidak hanya lahir dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari suasana baru, cara belajar yang berbeda, dan kesempatan untuk terlibat secara langsung.

Membawa suasana baru, menghadirkan pengalaman baru.

SMPIT Al-Istiqomah

Build Islamic Character. Grow Potential.

Categories
Berita

Belajar Bukan Sekadar Hadir, tetapi Bertumbuh

Belajar Bukan Sekadar Hadir, tetapi Bertumbuh

Menanamkan kesungguhan, kesabaran, dan disiplin dalam menuntut ilmu

Kuningan, 10 Agustus 2026 — Mengawali pekan, seluruh peserta didik SMPIT Al-Istiqomah mengikuti kegiatan apel pagi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan penguatan dan motivasi sebelum peserta didik memulai rangkaian pembelajaran.

Dalam amanatnya, Ibu Nisrina Nur Azizah mengajak peserta didik untuk memahami kembali makna dan perjuangan dalam menuntut ilmu. Beliau menyampaikan bahwa proses mencari ilmu membutuhkan waktu yang panjang, kesabaran, serta kesungguhan dalam menjalani setiap prosesnya.

Disampaikan pula sebuah ungkapan yang menggambarkan bahwa menuntut ilmu membutuhkan panjangnya usia seperti Nabi Nuh AS, kesabaran seperti Nabi Ayyub AS, serta harta seperti Qarun.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan peserta didik sehari-hari di sekolah. Menuntut ilmu tidak hanya tentang memperoleh nilai yang baik, tetapi juga tentang bagaimana siswa mau mendengarkan ketika guru menjelaskan, bertanya ketika belum memahami, bersungguh-sungguh mengerjakan tugas, mengulang hafalan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

Dalam amanatnya juga disampaikan ungkapan Imam Syafi’I Rahimahullah yang masyhur:

“Barangsiapa menginginkan dunia, hendaklah dengan ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat, hendaklah dengan ilmu. Dan barangsiapa menginginkan keduanya, hendaklah dengan ilmu.”

Ilmu juga tidak dapat dilepaskan dari peran dan pengorbanan orang tua. Kesempatan untuk bersekolah merupakan bagian dari ikhtiar orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anaknya. Karena itu, bersungguh-sungguh dalam belajar, menjaga akhlak, menghormati guru, dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap perjuangan orang tua.

Belajar bukan sekadar hadir di sekolah. Belajar adalah tentang bagaimana setiap hari kita menjadi pribadi yang sedikit lebih baik dari hari sebelumnya.

Selain memberikan motivasi tentang menuntut ilmu, Ibu Nisrina Nur Azizah juga mengingatkan peserta didik mengenai pentingnya kerapihan dan kelengkapan atribut sekolah. Peserta didik diingatkan untuk mengenakan seragam dengan rapi, menggunakan atribut sesuai ketentuan, serta menjaga penampilan sebagai bagian dari pembiasaan disiplin.

Kerapihan mungkin terlihat sebagai hal sederhana, tetapi dari kebiasaan-kebiasaan kecil itulah karakter dibentuk. Disiplin dalam mengenakan atribut, mengikuti pembelajaran, dan menjalankan tanggung jawab merupakan bagian dari proses pendidikan yang berlangsung setiap hari.

Melalui kegiatan apel pagi ini, SMPIT Al-Istiqomah terus berupaya menanamkan kepada peserta didik bahwa pendidikan bukan hanya tentang apa yang dipelajari di dalam kelas, tetapi juga tentang kesungguhan dalam proses, kesabaran menghadapi tantangan, kedisiplinan dalam keseharian, serta akhlak kepada guru dan orang tua.

Dengan demikian, setiap langkah di sekolah diharapkan menjadi bagian dari perjalanan untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu dan berkarakter.

Belajar. Bertumbuh. Menjadi Lebih Baik.

SMPIT Al-Istiqomah

Build Islamic Character. Grow Potential.

Categories
Berita

Aksi Nyata ‘Green Generation’: Saat Siswa SDIT Al-Istiqomah Kuningan “Menyulap” Barang Bekas Jadi Karya Seni di TASKIA 11

Yayasan Al-Istiqomah Kuningan

Aksi Nyata 'Green Generation': Saat Siswa SDIT Al-Istiqomah Kuningan "Menyulap" Barang Bekas Jadi Karya Seni di TASKIA 11

KUNINGAN – Ada yang berbeda dari suasana Gedung Olahraga (GOR) Ewangga pada Sabtu, 20 Juni 2026 kemarin. Ratusan wali murid dibuat takjub oleh kreativitas luar biasa dari para siswa SDIT Al-Istiqomah Kuningan dalam gelaran akbar tahunan bertajuk “Pentas Kreasi Seni & Sains TASKIA 11”.

Tahun ini, TASKIA mengusung tema yang sangat relevan dengan isu lingkungan masa kini: “Green Generation, Small Action Big Impact”. Melalui tema ini, para siswa ditantang untuk menunjukkan bahwa langkah kecil yang mereka lakukan bisa membawa perubahan besar bagi bumi.

Kolaborasi Keren Seni dan Pameran Sains Daur Ulang

Kepala SDIT Al-Istiqomah, Iyan Mardiyana, S.Pd.I., menjelaskan bahwa TASKIA edisi ke-11 ini sengaja dikonsep berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara tidak hanya berfokus pada gemerlap panggung hiburan, tetapi juga mengawinkannya dengan edukasi lingkungan.

Di dalam gedung, pengunjung disuguhi 9 penampilan utama yang memukau dari seluruh jenjang yayasan. Sementara di sisi lain, terdapat 10 stan bazar yang memamerkan hasil inovasi sains anak-anak. Menariknya, karya-karya sains tersebut memanfaatkan barang bekas yang didaur ulang menjadi barang baru berdaya guna.

Apresiasi tinggi pun datang dari Camat Kecamatan Kuningan, Bapak Deni Hamdani, S.E., M.Si., yang menyempatkan diri meninjau langsung stan-stan tersebut.

“Langkah nyata anak-anak dalam mengubah barang bekas menjadi karya sains ini adalah bukti konkret pembentukan karakter generasi masa depan. Mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” ujar Bapak Deni di sela-sela kunjungannya.

Dihadiri Tokoh Daerah & Diwarnai Isak Haru Kelulusan

Kemeriahan acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Kabupaten Kuningan. Di antaranya adalah Kasi Kurikulum & Penilaian SD Disdikbud Kuningan, Bapak Ucu Samsuri, S.Kom. (mewakili Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan), Lurah Kuningan Bapak Edi Rohaedi, S.E., serta jajaran petinggi yayasan seperti Ibu Hj. Ai Afifah selaku pemilik yayasan dan Direktur Yayasan Al-Istiqomah, Bapak Undang Munawar Rosdi, M.Pd.

Selain dipenuhi decak kagum, momen TASKIA 11 kali ini juga diselimuti suasana haru yang mendalam. Pasalnya, acara ini sekaligus menjadi momen prosesi pelepasan bagi 70 siswa kelas 6 SDIT Al-Istiqomah yang telah lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebagai penutup, Direktur Yayasan Al-Istiqomah, Bapak Undang Munawar Rosdi, M.Pd., menegaskan bahwa pihak yayasan berkomitmen penuh untuk terus mendukung dan memfasilitasi minat, bakat, serta potensi kreatif seluruh siswa.

Lewat suksesnya TASKIA 11, SDIT Al-Istiqomah Kuningan membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mencetak generasi islami yang adaptif, inovatif, dan siap membawa dampak positif bagi masyarakat luas.

Categories
Berita

Sukseskan Munaqosyah Tulis Bersama (MTB) Semester Genap di TPA Al-Istiqomah Kuningan

Sukseskan Munaqosyah Tulis Bersama (MTB) Semester Genap di TPA Al-Istiqomah Kuningan

KUNINGAN – Yayasan Al-Istiqomah Kuningan resmi memulai pelaksanaan Munaqosyah Tulis Bersama (MTB) Semester Genap (2) untuk para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Agenda ujian tertulis ini dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai tanggal 2 hingga 10 Juni 2026.Pelaksanaan ujian ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian belajar santri selama satu semester terakhir. Melalui ujian ini, pemahaman santri terhadap materi keagamaan dan Al-Qur’an yang telah diajarkan akan diuji secara tertulis.Berikan Dukungan Penuh untuk SantriPihak pengelola TPA Al-Istiqomah Kuningan turut memberikan ucapan selamat sekaligus motivasi mendalam bagi seluruh santri yang mengikuti ujian:”Selamat melaksanakan ujian TPA! Tetap semangat, fokus, dan percaya diri. Semoga hasil terbaik menyertai usahamu!”Suasana ruang kelas terpantau kondusif. Para santri putra dan putri tampak duduk rapi di meja masing-masing, bersiap menghadapi lembar soal ujian dengan penuh khidmat dan konsentrasi.Informasi Pendaftaran TPA Al-IstiqomahBagi orang tua yang ingin memberikan pendidikan Al-Qur’an terbaik bagi putra-putrinya di bawah naungan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat, TPA Al-Istiqomah Kuningan juga membuka gerbang pendaftaran santri baru.Untuk informasi lebih lanjut mengenai program belajar dan alur pendaftaran, Anda dapat langsung menghubungi kontak layanan berikut:

Hotline Pendaftaran: 082116056317 (Zahra)

Categories
Berita

Pendaftaran peserta didik RA

Pendaftaran Siswa Baru Telah Dibuka!

Assalamualaikum Ayah, Bunda, dan Calon Siswa Berprestasi!

Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2025-2026 di Yayasan Al-Istiqomah Kuningan telah resmi dibuka. Ini adalah kesempatan emas bagi Anda yang ingin memberikan pendidikan terbaik untuk putra-putri tercinta.


Kenapa Memilih Yayasan Al-Istiqomah Kuningan ?

  1. Kurikulum Berkualitas
    Kami menerapkan kurikulum yang dirancang untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, dan karakter siswa.
  2. Fasilitas Lengkap
    Ruang kelas modern, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas olahraga yang menunjang proses belajar.
  3. Guru Profesional
    Tenaga pendidik yang berdedikasi dan berpengalaman dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif.
  4. Ekstrakurikuler Beragam
    Kami menawarkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari seni, olahraga, hingga sains, untuk mendukung pengembangan minat dan bakat siswa.

Persyaratan dan Proses Pendaftaran

  1. Persyaratan Umum:
    • Fotokopi akta kelahiran.
    • Fotokopi kartu keluarga.
    • Pas foto ukuran 3×4 (2 lembar).
  2. Cara Pendaftaran:
    • Online: Kunjungi website resmi kami di .
    • Offline: Datang langsung ke kantor pendaftaran kami.
  3. Batas Waktu Pendaftaran:
    Pendaftaran dibuka Juni 2026.

Jangan lewatkan kesempatan ini! Bergabunglah dengan keluarga besar Yayasan Al-Istiqomah Kuningan dan bersama-sama kita wujudkan masa depan cerah bagi putra-putri Anda.

 

Categories
Berita

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Kuningan Sambut Ceria Siswa Paud dan RA Al-Istiqomah

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Kuningan Sambut Ceria Siswa Paud dan RA Al-Istiqomah

KUNINGAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan terus berkomitmen membangun karakter generasi muda yang taat hukum melalui program edukasi berkelanjutan. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Satlantas Polres Kuningan menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bagi siswa-siswi Paud dan RA Al-Istiqomah Kabupaten Kuningan yang bertempat di Mapolres Kuningan. Agenda ini dirancang khusus sebagai langkah preventif untuk menanamkan budaya tertib, etika berlalu lintas, serta rasa disiplin sejak usia sedini mungkin, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan edukatif yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan beserta jajaran Kanit dan Anggota Kamsel. Petugas menyambut kehadiran anak-anak dengan pendekatan yang ceria, hangat, dan interaktif guna menghapus stigma negatif serta rasa takut anak terhadap sosok aparat kepolisian. Melalui program ini, Polri ingin menegaskan perannya di mata anak-anak sebagai sosok pelindung, pengayom, dan sahabat yang menyenangkan bagi pertumbuhan mereka.

Dalam sesi pembelajaran, para personel Satlantas menggunakan metode bermain sambil belajar dengan memanfaatkan alat peraga rambu lalu lintas portabel. Anak-anak diajarkan mengenai arti warna lampu lalu lintas (traffic light) melalui metode bernyanyi bersama, tata cara menyeberang jalan yang aman menggunakan fasilitas zebra cross, serta pentingnya selalu menggunakan helm standar demi keselamatan saat dibonceng kendaraan roda dua. Keseruan semakin bertambah saat petugas memberikan motivasi dan bingkisan menarik bagi siswa yang berani tampil ke depan.

Kegiatan bernuansa ceria tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala RA Al-Istiqomah Kuningan, Iyet Mulyati, S.Pd.I., yang mendampingi langsung para siswa di lapangan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Satlantas Polres Kuningan atas sambutan yang luar biasa hangat. Edukasi dengan metode bermain seperti ini sangat efektif, anak-anak tidak hanya menjadi tahu aturan lalu lintas tetapi juga tidak takut lagi dengan Polisi, sehingga mereka bisa menjadi anak-anak yang disiplin dan lebih berani,” ungkap Iyet Mulyati, S.Pd.I.

Sementara itu, Kapolres Kuningan melalui Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa investasi terbaik dalam menciptakan keamanan berkendara di masa depan adalah dengan mengedukasi generasi emas sejak dini. Kasi Humas Polres Kuningan, AKP Mugiyono, S.E., M.M., menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan anak usia dini akan terus dipertahankan secara konsisten demi membentuk ekosistem masyarakat Kabupaten Kuningan yang lebih cerdas, tertib, dan mengutamakan keselamatan.